Langsung ke konten utama

Adata Vitesta Extreme Edition DDR2 1066+ 2x2GB Dual Channel Kit (4GB) CL 5-5-5-15-2T Voltage 2.1V-2.3V RAM Review & Benchmark

 Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh,

Halo guys, ketemu lagi sama Riza di sini. Artikel ini akan mengulas DDR2 dengan speed 1066MHz dari Adata yang dilengkapi dengan foto fisik serta hasil benchmarknya. RAM ini dikenal sebagai RAM murah pada jamannya dengan yang sanggup berjalan di speed 1066MHz namun there is a "catch", maksud saya ada harga ada rupa. Bahasan di sini saya usahakan sedalam mungkin namun terbatasi oleh kemampuan motherboard saya yang cupu.

PHOTO

RAM ini berdesain low profile dengan heatsink berwarna merah dengan logo Adata Vitesta Extreme Edition menghiasinya.

DEFAULT TIMING CONFIGURATION

RAM ini mempunyai EPP, namun EPP hanya dapat digunakan di motherboard berchipset NVIDIA sehingga tidak dapat dimanfaatkan di motherboard Intel yang saya gunakan.

TEST BED

Saya akui, motherboard yang saya gunakan sebagai test bed memang tidak layak, namun, here we goes.
  1. Motherboard: Gigabyte GA-G41M-Combo
  2. CPU: Intel Core 2 Extreme QX9650
  3. Cooler: Non-branded stock cooler
  4. Storage: Oscoo 128GB SATA-III SSD
  5. OS: Windows 7 SP1
Doakan semoga saya bisa mendapatkan motherboard yang proper untuk tes kita.

BENCHMARK RESULTS

Saya agak kaget, hasil benchmarknya jauh di bawah Team Xtreem Dark. Berbeda jauh sekali dengan timing yang sama dengan read berbeda 1GB/s di bawahnya. Untuk tes di 1066MHz sudah saya tes berulang kali tidak dapat dijalankan di board ini. Di default timing 5-5-5-18 di 800MHz, performanya apalagi, sungguh sangat mengecewakan, namun dapat dimaklumi mengingat RAM ini termasuk RAM value pada jamannya.

CPU 3.66GHz | FSB 1333MHz | RAM 800MHz CL 4-4-4-11-2T

CONCLUSION

RAM ini adalah contoh produk yang kita sebut sebagai: ada harga ada rupa, mengingat performanya yang serupa dengan harganya. Saya ingin mencoba RAM ini setelah melihat sebuah review di Techpowerup dimana RAM ini dengan konfigurasi 2x1GB memiliki performa relatif lebih baik di write bandwidth, namun kalah dari hasil tes saya di performa write. Namun demikian, hasil tes Everest jaman itu berbeda versi dengan hasil tes AIDA64 yang saya gunakan (hanya mengingatkan, Everest dibeli oleh perusahaan yang membuat AIDA64).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WDC PC SN730 512GB SDBPNTY-512G-1101 SSD Review & Benchmark

 Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh, Artikel benchmark  SSD dari WDC ini adalah dokumentasi hasil benchmark dari video review Lenovo Legion 5i di channel Youtube saya. Kapasitas SSD yang saya uji adalah 512GB yang pendeknya kecepatannya terbatasi kecepatan PCIe 3.0 4x. Hasil benchmark yang saya tampilkan di sini tersedia juga untuk performa IOPS. SSD ini memiliki performa > 5x lipat SSD SATA Oscoo yang sebelumnya saya benchmark. SPECIFICATION WDC PC SN730 SDBPNTY-512G-1101 Sequential Read/Write (MB/s) 3,400/2,700 Random Read/Write IOPS Up to 460/400K Form Factor M.2 2280 Interface NVMe Gen3 X4 Endurance 300 TBW Link ke website resmi PHOTO Tidak ada yang istimewa dari desainnya, standar M.2 2280. VIDEO SSD ini dites di laptop Lenovo Legion 5i yang saya uji di video ini. BENCHMARK RESULTS AS SSD | BANDWIDTH | 1GB AS SSD | IOPS | 1GB AS SSD | BANDWIDTH | 3GB AS SSD | IOPS | 3GB CRYSTALDISKMARK | BANDWIDTH | 5x2GB 0 DELAY Pada saat pengambilan screenshot ini saya lupa ...

Team Group Xtreem Dark 2x2GB Dual Channel Kit (4GB) 1066MHz C6 TXDD2048M1066HC6-D DDR2 RAM Review & Benchmark

  Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh, Ketemu lagi sama Riza di sini. Artikel ini membahas RAM DDR2 dari Team Group (ya, lengkapnya Team Group Inc. belum Team seperti namanya jaman sekarang) yang mempunyai speed rating 1066MHz namun menurut sebuah thread di overlock.net  menunjukkan bahwa RAM Xtreem Dark yaang 800MHz saja capable untuk mencapai 1200MHz. Ya, 1200MHz di konfigurasi 2x2GB yang biasanya hanya dapat dicapai oleh RAM DDR2 dengan konfigurasi 2x1GB. Bahasan di sini saya usahakan sedalam mungkin namun terbatasi oleh kemampuan motherboard saya yang cupu. PHOTO RAM ini merupakan ukuran low profile tanpa heatsink besar sebagaimana RAM DDR2 high-end lainnya. Saya mendapatkan RAM ini dengan kondisi BNIB, namun sepertinya packagingnya pernah dibuka. Mengingat umur RAM ini yang sudah 12 tahun, kondisinya bisa dibilang perfect. DEFAULT TIMING CONFIGURATION Spesifikasi timing sangat standar karena tidak terbaca jika diperiksa menggunakan AIDA64. Hal ini dikarenakan RAM ...

Asus TUF Gaming A15 FA506IV Review & Benchmark

 Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh, Asus TUF Gaming A15 FA506IV merupakan laptop gaming mid-low end dengan berbagai konfigurasi dari Ryzen 5 4600H sampai Ryzen 7 4800H dan dirilis Asus pada tahun 2020. Laptop ini merupakan laptop 15 inch yang menjadi standar Asus TUF. Yang menjadi andalan laptop ini adalah Ryzen 7 4800H-nya yang memiliki performa kencang sekali (disclaimer on) dan harga yang menarik, dari rentang 11 Juta sampai 19 Juta, dengan berbagai konfigurasi GPU dari GTX 1650 sampai RTX 2060 serta berbagai konfigurasi display dari 60Hz sampai 144Hz Adaptive Display (FreeSync). Namun, bagaimana kualitasnya sebenarnya? Mari lanjutkan ke hasil pengetesan. Versi yang saya tes menggunakan RTX 2060. PHOTO Tampilan top cover untuk model ini menurut saya paling bagus, karena polos dan tidak berpola. Jika kalian mengikuti video saya yang ini  tampilan top cover dari saudaranya yang FX506LH masih kalah bagus sama versi top cover laptop ini. Displaynya lebih bagus dari ve...